Entah sudah berapa ratus kali hari ini aku bersendawa, rasanya ya kok
ndak enak betul makan tidak selera apa-apa malas bawaanya mondar-mandir
ke kamar mandi sampai kloset pun bosan menatapku, dua gelas teh pahit
sudah habis kuteguk apalagi mungkin aku butuh kerokan tapi apa daya aku
tinggal bersama kakak lelakiku, mana mungkin aku meminta tolong
kepadanya untuk mengerok, istrinya? tidak mungkin teh nining juga sedang
mengidap penyakit keras gagal ginjal hampir tiga tahun lebih ia hidup
dengan kesakitan dua minggu sekali cuci darah, setiap kali sepulang cuci
darah tubuhnya gontai jadi ndak mungkin aku menyuruhnya untuk mengerok,
anaknya? dua-duanya juga laki-laki yang satu kelas dua SD namun postur
tubuhnya setara dengan anak kelas tida SMP, gembrot hobinya makan telor
jajanya pun banyak tapi satu yang kusuka dia rajin mengaji sementara
anak kakakku yang satu lagi kelas dua SMK tubuhnya tinggi bersih, tampan
rambutnya cepak mirip dengan kakakku hobinya menyimak siaran bola
terlebih Arsenal idolanya. Oh Tuhan aku hanya berharap dibalik
mondar-mandirku yang kesekian ada efek yang positif untuk kesembuhanku
amin ya Rabb
09.05.18 ♥
Aku bingung harus mengetik kalimat ini dari mana, tentang debar, tentang harapan yang semakin nyata adanya. Dan semua hal indah yang terus membingkai kehidupan. Terima kasih N sudah hadir membenahi luka-luka dan harapan semu. Terima kasih sudah memercayaiku sebagai yang terakhir dalam hidupmu. Aku bahagia? Tak perlu kuucapkan hal tersebut. Senyum dan keyakinan ini adalah bukti bahwa kamu satusatunya yang terbaik untuk terus kuperjuangkan hingga semesta meridhai. Biarlah mereka tak suka, aku dan kamu dipersatukan atas izinNya bukan? Kita pernah samasama sibuk mencari, berjuang, kehilangan hingga dipertemukan kembali dengan sebentuk senyum baru. Terima kasih sudah membuatku nyaman berada didekatmu. Aku bersyukur ini adalah mimpi yang begitu nyata. Kamu hadir merebut seluruh kesedihanku. Sekali lagi terima kasih, seseorang yang kelak akan kupanggil Imam. ~24 Ramadhan 1439 H/ 2018 M
Komentar
Posting Komentar