Kubiarkan langit berubah gelap
Kubiarkan camar-camar kabur dari laut
Kubiarkan hujan terus jatuh
menyapu jejak-jejakmu yang tinggal
Kubiarkan angin mengembuskan rindu 
berbisik nakal di telingaku
Sampai akhirnya aku tak lagi 
merasakan semua
kalau telah kututup mata
ku bungkam mulut-mulut
tapi mengapa kau yang terlihat terdengar
di setiap bulir embun pagi yang segar
yang mengalir dan menempel
pada punggung jendela pagi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

09.05.18 ♥

Waktu Yang Salah

Maukah Kamu Melewati Masa-Masa Sulit Bersamaku?